Malang, Jawa Timur (24/02/2024) – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melangkah maju dengan membuka Tempat Uji Kompetensi (TUK) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Fakultas Teknik (FT), Program Studi Teknik Elektro. Keputusan ini menjadi berita gembira terutama bagi mahasiswa dan masyarakat di sekitar UMM yang ingin menguji kompetensinya.

Menurut Penanggung Jawab TUK PLTS Prodi Teknik Elektro UMM, Basri Noor Cahyadi, S.T., M.Sc, keputusan ini berdasarkan kepercayaan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang menetapkan UMM sebagai TUK PLTS satu-satunya di Jawa Timur. “Kami telah mendapat sertifikat dari LSP Energi Terbarukan dengan nomor 0046/LSP-ET/TUK.UJK/XI/2023 pada tanggal 20 November 2023,” ungkap Basri kepada Malang Posco Media.

Laboratorium PLTS Teknik Elektro UMM yang berdiri sekitar dua tahun lalu telah menunjukkan kemajuan yang pesat. Meskipun masih muda, laboratorium ini telah memenuhi standar operasional prosedur industri dan mencapai level P3, sejajar dengan industri.

Dr. Ir. Machmud Effendy, ST, M.Eng, seorang Dosen di Prodi Teknik Elektro UMM, juga menyoroti pentingnya penggunaan PLTS sebagai solusi pengganti energi fosil. Menyadari target Pemerintah Indonesia untuk mencapai 23 persen penggunaan PLTS pada tahun 2025, UMM berupaya mendukung program pemerintah dengan membuka TUK PLTS.

Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, keberadaan TUK PLTS di UMM juga memberikan kebanggaan tersendiri. Mahasiswa memiliki akses ke laboratorium yang sesuai dengan standar industri, sementara dosen merasa nyaman mengajarkan mahasiswa dengan fasilitas laboratorium yang representatif.

Dengan keputusan ini, UMM tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia.