Malang, 14 November 2021 – Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) telah menyelenggarakan Sosialisasi Pengolahan Pakan Ikan dan Penyerahan Mesin Pelet Pakan Ikan di Parangargo, Wagir, Kabupaten Malang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara UMM dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas budidaya ikan di wilayah tersebut. Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan para ahli dari berbagai bidang, antara lain Riza Rahman Hakim (Akuakultur), Machmud Effendy (Teknik Elektro), dan Beti Istanti Suwandayani (PGSD).

Lurah Desa Parangargo, Prawoto, menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan bahwa sosialisasi tentang pengolahan pakan ikan serta penyerahan mesin pencetak pelet ikan diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi biaya dalam budidaya ikan air tawar. Menurutnya, pengeluaran terbesar dalam budidaya ikan adalah aspek pakan, dan hadirnya hibah mesin pelet ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya tersebut.

Prawoto juga menyampaikan terima kasih atas hibah mesin pelet ikan tersebut, yang diyakini akan membantu proses budidaya ikan di desanya.

Kepala Bidang Pengelolaan Pembudidayaan Ikan Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Rini Pandan Arum, menjelaskan bahwa Dinas Perikanan tengah berupaya mengembangkan berbagai jenis budidaya ikan, termasuk di kolam air deras. Saat ini, pengembangan tersebut sedang dalam tahap uji coba di Desa Sanankerto, Turen, dan rencananya akan diperluas ke Desa Parangargo.

Rini berharap sinergi antara UMM, pemerintah, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Dia menambahkan bahwa hibah mesin pelet ini dapat membantu mengurangi pengeluaran warga pembudidaya ikan, yang biasanya mencapai 60% dari total pengeluaran.

Direktur DPPM UMM, Prof Yus Mochamad Cholily, menjelaskan bahwa program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek). Program ini akan berkelanjutan selama tiga tahun ke depan dengan tujuan agar ilmu yang dimiliki dapat diimplementasikan langsung di masyarakat, sehingga warga dapat merasakan manfaatnya secara nyata.